Statements

Message by António Guterres to Accompany Policy Brief on the Impact of COVID-19 on Southeast Asia

THE SECRETARY-GENERAL
--
STATEMENT TO ACCOMPANY POLICY BRIEF
ON THE IMPACT OF COVID-19 ON SOUTHEAST ASIA

 

As in other parts of the world, the health, economic and political impact of COVID-19 has been significant across Southeast Asia — hitting the most vulnerable the hardest.

The pandemic has highlighted deep inequalities, shortfalls in governance and the imperative for a sustainable development pathway.

And it has revealed new challenges, including to peace and security.

Containment measures have spared Southeast Asia the degree of suffering and upheaval seen elsewhere.

Governments acted swiftly to battle the pandemic and avoid its worst effects. And regional cooperation has been robust across multiple sectors.

Throughout the crisis, the United Nations has been supporting response and recovery efforts.

We are providing medical supplies, supporting social protection programmes, assisting returning migrants and addressing the surge in violence against women and children.

Looking ahead, four areas will be critical in the region’s plans for recovery.

First, tackling inequality in income, health care and social protection – in short-term stimulus measures as well as long-term policy changes.

Second, bridging the digital divide -- to ensure that people and communities are not left behind in our ever-more-connected world.

Third, greening the economy -- to create the jobs of the future and to decarbonize economies still too dependent on coal and other industries of the past. 

Fourth, upholding human rights, protecting civic space and promoting transparency -- which are all intrinsic to an effective response.

Central to these efforts is the need to advance gender equality, address upsurges in gender-based violence, and target women in all aspects of economic recovery and stimulus plans.

This will mitigate the disproportionate impacts of the pandemic on women, and is also one of the surest avenues to sustainable, rapid, and inclusive recovery for all.

The current situation is leading to recession and social tensions.

Already, hate speech has increased and political processes have stalled, leaving several long-running conflicts to stagnate and fester.

All governments in the subregion have supported my appeal for a global ceasefire — and I count on all countries in Southeast Asia to translate that commitment into meaningful change on the ground.

The region has much work to do – but has formidable capacities at its disposal.

The United Nations is strongly committed to our partnership with the countries of Southeast Asia, and we will continue to support efforts to get the region on track to achieve the Sustainable Development Goals and build a peaceful future for all.

Thank you.

 

SEKRETARIS JEDERAL
--
PERYATAAN UNTUK MENYERTAI REKOMENDASI KEBIJAKAN
TERHADAP DAMPAK COVID-19 DI ASIA TENGGARA

 

Seperti di berbagai bagian dunia, dampak kesehatan, ekonomi, dan politik  COVID-19 telah memengaruhi kehidupan secara signifikan di seluruh Asia Tenggara – memberikan dampak terburuk bagi mereka yang paling rentan.

Pandemi ini menyoroti ketidaksetaraan yang parah, kelemahan dalam pemerintahan, dan keharusan untuk mengikuti jalur pembangunan yang berkelanjutan.

Dan pandemi ini telah mengungkap berbagai tantangan baru, termasuk tantangan bagi sektor perdamaian dan keamanan.

Langkah-langkah pengendalian wabah telah menyelamatkan Asia Tenggara dari tingkat penderitaan dan pergolakan yang terjadi di belahan dunia lainnya.

Pemerintah bertindak cepat untuk memerangi pandemi ini dan menghindari dampak-dampak terburuknya. Dan kerja sama regional telah terjalin dengan kuat dalam berbagai sektor.

Sepanjang krisis ini, Perserikatan Bangsa-Bangsa telah mendukung tanggapan dan upaya pemulihan.

Kami mengadakan pasokan medis, mendukung program perlindungan sosial, membantu migran yang kembali, dan mengatasi peningkatan kasus kekerasan terhadap perempuan serta anak-anak.

Ke depannya, empat bidang berikut akan menjadi sangat penting dalam rencana pemulihan kawasan.

Pertama, mengatasi ketimpangan pendapatan, layanan kesehatan, dan perlindungan sosial – dalam langkah-langkah stimulus jangka pendek serta perubahan kebijakan jangka panjang.

Kedua, menjembatani kesenjangan digital – untuk memastikan bahwa masyarakat dan komunitas tidak tertinggal dalam dunia yang semakin terhubung.

Ketiga, penghijauan ekonomi – untuk menciptakan lapangan kerja di masa depan dan mendekarbonisasi ekonomi yang masih terlalu bergantung pada batubara dan industri lain di masa lampau.

Keempat, menegakkan hak asasi manusia, melindungi ruang sipil, dan memajukan transparansi – yang semuanya mendasar bagi tanggapan yang efektif.

Inti dari berbagai upaya ini adalah kebutuhan untuk memajukan kesetaraan gender, mengatasi peningkatan kasus kekerasan berbasis gender, dan melibatkan perempuan dalam semua aspek pemulihan ekonomi serta rencana-rencana stimulus.

Hal ini akan mengurangi dampak pandemi yang tidak setara bagi perempuan, dan juga merupakan salah satu jalan yang paling tepat menuju pemulihan yang berkelanjutan, cepat, dan inklusif untuk semua pihak.

Situasi saat ini mengarah pada resesi dan ketegangan sosial.

Hingga saat ini, ujaran kebencian telah meningkat dan proses politik terhambat, mengabaikan beberapa konflik jangka panjang sehingga menemui jalan buntu dan memburuk.

Semua pemerintah di sub-kawasan telah mendukung seruan saya untuk gencatan senjata global — dan saya mengandalkan semua negara di Asia Tenggara untuk menerjemahkan komitmen tersebut menjadi perubahan yang berarti di lapangan.

Kawasan ini memiliki banyak pekerjaan yang harus dilakukan – namun juga memiliki kapasitas yang tangguh.

Perserikatan Bangsa-Bangsa sangat berkomitmen dalam kemitraan kami dengan negara-negara Asia Tenggara, dan kami akan terus mendukung upaya-upaya untuk membuat kawasan ini berada di dalam jalur untuk mencapai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan dan membangun masa depan yang damai bagi semua pihak.

Terima kasih.

 

Address

Resident Coordinator Office

Menara Thamrin Lt. 7, Jl. MH. Thamrin, Kav. 3, Jakarta Pusat, Indonesia, 10250

Contact Info

EmailThis email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

Phone: +62 (21) 2980 2300

Fax: +62 (21) 314 5251

Others