Statements

Message by António Guterres on Women's Day: The Gender Power Gap

THE SECRETARY-GENERAL
--
MESSAGE FOR WOMEN’S DAY: THE GENDER POWER GAP
8 March 2020

Women’s rights have made significant progress in recent decades, from the abolition of discriminatory laws to increased numbers of girls in school. But we now face a powerful pushback. Legal protections against rape and domestic abuse are being diluted in some countries; women’s sexual and reproductive rights are under threat.
All this is because gender equality is fundamentally a question of power. Centuries of discrimination and deep-rooted patriarchy have created a yawning gender power gap in our economies, our political systems, our corporations and our culture.

This profoundly affects us all and is a barrier to solving many of the challenges and threats we face, from achieving a fair globalization that works for everyone, to ending the epidemic of violence against women and building peaceful and secure societies. We must also urgently address the digital gender divide that threatens to entrench gender inequality in societies and economies for decades to come.  

With women still occupying just one quarter of seats in parliaments around the world, political representation is the clearest evidence of the gender power gap. That is why gender parity at the United Nations is one of my top priorities, which has already led to the achievement of parity at senior levels, two years ahead of our target. Going forward, I will do everything in my power to make sure women are represented in all decision-making at the United Nations, including in peace processes. I will also advocate with Member States for the repealing of all discriminatory laws, for women’s equal participation in all spheres, for increased protection from violence, and for more inclusive economies.

Gender equality is a means of redefining and transforming power that will yield benefits for all.  It is time to stop trying to change women, and to start changing the systems and power imbalances that prevent them from achieving their potential.

 

SEKRETARIS JENDERAL
--
PESAN DI HARI PEREMPUAN INTERNASIONAL: KESENJANGAN KEKUATAN GENDER
8 Maret 2020

Hak-hak asasi perempuan telah mengalami perkembangan yang signifikan dalam beberapa dekade terakhir, dari penghapusannya peraturan yang diskriminatif berkenaan dengan jumlah siswi di sekolah. Tetapi, saat ini kita mendapatkan tantangan baru. Peraturan perlindungan terhadap kasus kekerasan domestik dan perkosaan menjadi lemah dibeberapa negara; hak-hak seksual dan reproduktif perempuan tengah terancam.

Hal ini semua terjadi karena persamaan gender adalah sebuah persoalan kekuasaan. Adanya diskriminasi dan partriarki selama berabad-abad telah menciptakan kesenjangan kekuatan di sistem ekonomi, politik, kelembagaan dan dalam kebudayaan kita.

Ini semua telah berdampak kepada kita dan juga merupakan halangan untuk menjembatani tantangan dan juga ancaman dalam mencapai globalisasi yang adil – dan bermanfaat untuk semua orang, untuk mengakhiri epidemis kekerasan terhadap perempuan dan membangun kerakyatan yang damai dan aman. Kita pun harus merespon adanya isu kesenjangan digital gender yang menghasilkan ketimpangan masyarakat dan juga ekonomi untuk beberapa dekade ke depannya.

Dengan fakta bahwa perempuan hanya menempati seperempat kursi di parlemen di belahan dunia, representasi politis adalah salah satu bukti nyata kesenjangan kekuatan gender.
Oleh dari itulah mengapa isu ketimpangan gender di PBB menjadi salah satu prioritas saya, yang telah menghasilkan beberapa pencapaian dimana berkurangnya ketimpangan di level senior – dua tahun lebih awal dari target utama. Kedepannya, saya akan berupaya sekeras mungkin agar perempuan terwakili lebih banyak dalam proses pengambilan keputusan di PBB, seperti proses upaya pemeliharaan perdamaian. Saya pun akan mengadvokasi negara-negara anggota PBB untuk mempertimbangkan penghapusan hokum dan peraturan diskriminatif agar tercapainya kesetaraan dan perwakilan perempuan dalam semua sektor, untuk meningkatkan perlindungan dari kekerasan dan untuk ekonomi yang lebih inklusif.

Kesetaraan gender adalah sebuah instrument untuk mentransformasi kekuatan yang menghasilkan keuntungan untuk semua pihak. Sekarang adalah waktunya untuk berhenti mencoba merubah perempuan, dan mulai merubah system dan kesenjangan kekuatan yang menghalangi mereka untuk mencapai potensial nya.

 

Address

Resident Coordinator Office

Menara Thamrin Lt. 7, Jl. MH. Thamrin, Kav. 3, Jakarta Pusat, Indonesia, 10250

Contact Info

EmailThis email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

Phone: +62 (21) 2980 2300

Fax: +62 (21) 314 5251

Others